Archive for the ‘Renungan’ Category

Tuhan memiliki alasan mengizinkan sesuatu terjadi pada kita,kita mungkin tidak mengerti kebijaksanaan-Nya,tp kita perlu mempercayai kebaikan-Nya

Bila segala sesuatu yg kau harapkan belum terjadi di hidupmu yakinlah Tuhan sedang mempersiapkan yg terbaik untukmu

Mungkin kesedihan adalah cara TUHAN menyapa & mengingatkan kita,
Maka sapalah DIA,dan TUHAN akan menyapa kita dgn sapaan yg menyejukkan…

Jika Tali sudah Meregang Kencang,itu tanda mau putus.
Jika Masalah sudah amat Menghimpit, Pertanda akan segera ada jalan keluar… (lebih…)

Iklan

Kumpulan Pepatah / Kata Bijak, semoga bisa bermanfaat bagi pembaca semua….

Saat kita mendapatkan yang biasa ketika mendambakan yang terbaik, bersyukurlah, karena kita tidak mendapatkan yang terburuk…

Sahabat Sejati selalu ada saat Bahagia Hadir maupun Saat Air mata mengalir….

Bangga untuk hal-hal besar, itu biasa.
Bersyukur untuk hal-hal kecil, itu luar biasa… (lebih…)

Wisata spiritual atau istilahnya Tirta Yatra kali ini kami mengunjungi Kepulauan Nusa Penida Kabupaten Klungkung. Di Pulau Nusa penida banyak sekali terdapat tempat suci / pura yang merupakan Pura kahyangan jagat. Adapun pura yang menjadi tujuan perjalanan kami kali ini meliputi Pura Giri Putri, Pura Puncak Mundi Dan Pura Dalem Ped.

Perjalanan kami mulai pkl 05.00 wita , bersama rombongan kami berangkat menuju pelabuhan Padang bai. Tepat pukul 06.30 kami mulai menyebrang dari padang bai menuju pulau Nusa penida dengan menaiki Kapal Giri samudra. Kami sangat menikmati perjalanan selama menyeberang. Di ufuk timur matahari nampak malu malu tuk menampakkan sinarnya. Bias sinarnya mulai menerobos di sela sela awan tipis, Warnanya kuning keemasan sesekali menerpa dan membias di beningnya air. Wow…….sangat menakjubkan sebuah lukisan pemandangan nan indah yang membuat saya semakin merasakan keagungan yang Kuasa ( Ida Sang Hyang Widhi Wasa. )

Perjalanan dari Padang Bai menuju Pulau Nusa Penida kami tempuh dalam waktu 40 menit. Sesampai di Pulau Nusa Penida Rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pura Dalem Ped dengan menaiki kendaraan roda 4. tepat pukul 08.00 wita kami sampai di Wantilan Pura Dalem Ped. Di sana kami beristirahat sejenak sambil menikmati sarapan pagi. Perjalanan kami lanjutkan menuju Pura Puncak Mundi. Medannya lumayan berat, jalanan kecil menanjak dan berkelak kelok, dengan beberapa bagian aspal yang sudah mulai rusak. Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam kami akhirnya sampai di pura Puncak Mundi.

Pura Puncak Mundi.

Puncak Bukit Mundi adalah tempat tertinggi di daratan Nusa Penida. Disini terdapat 3 pura utama yaitu Pura Beji, Pura Dalem Kerangkeng, dan Pura Puncak Mundi. Di areal ini juga terdapat sebuah Wantilan yang cukup luas. Sesuai tatacara persembahyangan disini, persembahyangan pertama dilaksanakan di Pura Beji yang letaknya sekitar 400 meter ke arah timur dari pura puncak mundi selanjutnya persembahyangan kedua ke Pura Dalem Kerangkeng yang letaknya berdekatan dengan Pura Puncak Mundi,  baru kemudian ke Pura Puncak Mundi.

Pura Pucak Bukit Mundi

Merupakan pura Penataran Agung dengan jaba sisi, jaba tengah dan jeroan (paling dalam) Ada perbedaan sedikit dari pura lainnya dimana pura ini jaba tengahnya lebih luas dari areal jeroannya sendiri. Ada banyak bale pekemitan baik di jaba sisi maupun di jaba tengah. Persembahyangan umum dilakukan di sini. Di pura puncak Mundi masih terdapat puluhan ekor kera yang lumayan galak sehingga kita harus berhati hati dengan barang bawaan kita.

Biasanya yang lebih umum, urutan tangkil di Nusa Penida, persembahyangan di Puncak Mundi dilaksanakan sebelum ke Pura Dalem Peed. Tepat menujukkan pukul 12.00 persembahyangan di Pura Puncak Mundi selesai, dan kami beristirahat siang sambil menikmati makan siang di wantilan pura.

Selanjutnya perjalanan kami lanjutkan menuju Pura Giri Putri. (lebih…)

Melihat Neneknya sedang asyik menulis Adi bertanya, “Nenek sedang menulis apa?”

Mendengar pertanyaan cucunya, sang Nenek berhenti menulis lalu berkata, “Adi cucuku, sebenarnya nenek sedang menulis tentang Adi. Namun ada yang lebih penting dari isi tulisan Nenek ini, yaitu pensil yang sedang Nenek pakai. Nenek berharap Adi dapat menjadi seperti pensil ini ketika besar nanti.”

“Apa maksud Nenek bahwa Adi harus dapat menjadi seperti sebuah pensil? Lagipula sepertinya pensil itu biasa saja, sama seperti pensil lainnya,” jawab Adi dengan bingung.

Nenek tersenyum bijak dan menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana Adi melihat pensil ini. Tahukah kau, Adi, bahwa sebenarnya pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup.”

“Apakah Nenek bisa menjelaskan lebih detil lagi padaku?” pinta Adi

“Tentu saja Adi,” jawab Nenek dengan penuh kasih

“Kualitas pertama, pensil dapat mengingatkanmu bahwa kau bisa melakukan hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kau jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya”.

Delapan Kado Terindah

Posted: Januari 10, 2011 in artikel, Renungan
Tag:,

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Kita bisa menghadiahkannya setiap saat, dan tak perlu membeli ! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Kita sayangi.

 

 

KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat,telepon,foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Kamu dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian , dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran kamu sebagai pembawa kebahagian. NB.: pantes ya.. setiap kali hari raya keagamaan, orang selalu berbondong-bondong mudik… (lebih…)

Penuh Makna….

Posted: Januari 9, 2011 in artikel, Renungan
Tag:,

Pelajaran Penting-1:

Pengorbanan dan bukti Kasih…

Pada bulan ke-2 di awal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir. Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah? Saya yakin soal ini cuma “bercanda”. Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi, berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya…? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong.  Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan “dihitung” atau tidak. “Tentu Saja Dihitung !!” kata si Profesor.  “Pada perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting ! Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman, atau sekilas ‘hallo’ !”   Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah “Dorothy”.

Pelajaran Penting-2:

Penumpang yang Kehujanan..

Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai.   (lebih…)

Mulailah Memberi……..

Posted: Januari 9, 2011 in artikel, Renungan
Tag:,

Bila tak seorang pun berbelas kasih pada kesulitan anda. Atau, tak ada yang mau merayakan keberhasilan anda. Atau tak seorang pun bersedia mendengarkan, memandang, memperhatikan apa pun pada diri anda. Jangan masukkan ke dalam hati.

Manusia selalu disibukkan oleh urusannya sendiri. Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri. Anda tak perlu memasukkan itu ke dalam hati. Karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah anda. Ringankan hidup anda dengan memberi pada orang lain. Semakin banyak anda memberi semakin mudah anda memikul hidup ini. Berdirilah di depan jendela, pandanglah keluar. Tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa anda berikan pada dunia ini. Pasti ada alasan kuat mengapa anda hadir di sini. Bukan untuk merengek atau meminta dunia menyanjung anda. (lebih…)